Seragam Sekolah untuk Anak-Anak Oepoli

Project ini merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memberikan paket seragam, vitamin, personal care, paket booklet (Literasi Internet, Kebersihan Pribadi dan Makanan&Gizi) kepada sekitar 300 anak-anak di desa Oepoli (SD dan SMP).

 

Project ini direncanakan akan dilakukan pada bulan Juni - Juli 2022. Kita berharap pada bulan Agustus kita sudah bisa datang ke desa Oepoli dan menyerahkan bantuan ini secara langsung.

Target kita adalah mengumpulkan 300 donors

untuk menyumbangkan Rp 250.000,- per anak.

Dengan berdonasi Rp 250.000 setiap Donor sudah turut memberikan bagi seorang anak:

Sepasang seragam sekolah baru,

Paket vitamin,

Paket kebersihan pribadi,

&Paket booklet.

 

Bukan hanya itu, anak-anak juga mendapatkan penyuluhan dan pendampingan secara langsung oleh team KI mengenai Literasi Internet, Kebersihan Pribadi, serta Gizi&Makanan!

2ac65693-0ea8-4e59-a998-855eef4ff90c.JPG

Seragam
Sekolah

Mungkin bagi kita di perkotaan, seragam sekolah adalah sesuatu yang mudah dibeli dan didapatkan. Namun bagi anak-anak dan keluarga di desa Oepoli, seragam sekolah adalah sesuatu yang sangat berharga dan sulit mereka dapatkan. Bagi mereka sepasang seragam sangatlah mahal, sebab keluarga mereka mayoritas berada di bawah garis kemiskinan. Biasanya orangtua membelikan seragam dengan ukuran yang besar, agar bisa digunakan selama 3 tahun. Ada kalanya mereka harus menunggu sumbangan seragam sekolah bekas dari kota Kupang, supaya bisa mengganti seragam mereka yang mulai usang. Bukan cuma itu, meskipun mereka punya cukup uang dikumpulkan untuk membeli seragam, akses mereka pergi ke kota untuk membeli seragam juga cukup menyulitkan.

6278024d-8187-41f4-bf29-be996c485dc9.JPG

Alat Kebersihan Pribadi&Vitamin

Cukup mengejutkan mengetahui bahwa anak-anak di Desa Oepoli kebanyakan tidak menggunakan shampo untuk mencuci rambut mereka. Mereka juga jarang sikat gigi dan mengganti sikat gigi. Hal ini dikarenakan kurangnya edukasi tentang kebersihan pribadi dan juga tentu saja perekonomian keluarga. Bagi orangtua mereka, akan lebih hemat jika anak-anak tidak perlu memakai shampo, sabun, dan pasta gigi. Hal ini tentunya sedikit banyak mengganggu aktifitas anak-anak, karena seringkali kepala dan tubuh mereka gatal-gatal karena tidak bersih. Dan pastinya berpengaruh pada kesehatan mereka. Kondisi keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan membuat banyak anak yang mengalami kekurangan gizi. Kurangnya edukasi pada orangtua mengenai pemanfaatan sumber daya sekitar sebagai tambahan makanan bergizi juga berpengaruh pada anak-anak. Itu sebabnya masih ditemukan anak-anak yang mengalami stunting.

463c1636-e0b1-490b-858a-c2536399a39e.JPG

Paket
Booklet

Booklet Literasi Internet : Jaringan internet baru masuk dalam beberapa tahun belakangan ini di Desa Oepoli. Orangtua dan sekolah belum mengantisipasi pengaruh internet kepada anak-anak, sehingga banyak anak-anak terpapar pengaruh buruk internet. Akses bebas kepada konten-konten di sosial media tidak dapat mereka bendung dan tidak ada yang mendampingi mereka. Banyak anak justru putus sekolah karena hamil di luar nikah, akibat pengaruh konten pornografi. Mereka juga belum paham mengenai internet security, cyber bullying, cyber crime, privacy sehingga mereka mudah terjerat. Booklet Kebersihan Pribadi : Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kesadaran akan kebersihan diri pribadi masih sangat rendah, itu sebabnya kita akan membuat booklet ini. Booklet Makanan dan Gizi : Booklet ini membantu anak-anak untuk lebih aware konsumsi makanan yang sehat, bergizi dan bersih. Sebab asupan makanan mereka tentunya akan berpengaruh pada kesehatan tubuh, otak dan mental mereka.

 
ed74cd25-b0ce-47be-81c1-6e7b1e736bbe.JPG

Tentang Desa Oepoli

Desa Oepoli adalah sebuah desa kecil di perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, dan berada di kecamatan Amfoang Timur, NTT. Desa ini bisa dikatakan sulit terjangkau sehingga menghambat pertumbuhan dan perkembangan warga disana, khususnya pendidikan. Jalan aspal baru saja beberapa tahun ini ada menuju desa Oepoli, itupun belum sampai sepenuhnya.

d791928c-8442-436a-a2a3-48ec60766349.JPG

Permasalahan Kemiskinan

Kita terhubung dengan penduduk lokal melalui sebuah gereja lokal dan sebuah SMP yang memiliki beban untuk meningkatkan taraf hidup penduduknya melalui pembenahan dalam pendidikan. Penduduk mayoritas berada di bawah garis kemiskinan dan banyak yang terjerat rentenir. Selama kurang lebih 6 bulan belakangan ini, melalui mereka kami sudah memfasilitasi anak-anak di Oepoli dengan pelajaran bahasa Inggris jarak jauh secara gratis, pembinaan dalam membangun rasa percaya diri, literasi internet, edukasi dalam pencegahan perilaku pelecehan seksual terhadap anak-anak, dan juga secara berkala menyiapkan tambahan makanan bergizi bagi mereka.

7e39f401-53b4-437f-9904-c0c561e7b5a1.JPG

Permasalahan Pendidikan

Anak-anak disana agak kurang termotivasi untuk menyelesaikan jenjang pendidikan di sekolah karena mereka merasa kurangnya lapangan pekerjaan bagi mereka kelak. Mereka merasa untuk apa capek-capek belajar jika pada akhirnya mereka hanya akan jadi petani, kondektur bus, atau buruh kasar. Banyak di antara mereka yang pada akhirnya putus sekolah dan menikah di usia muda. Keadaan seperti inilah yang akhirnya membuat mereka berputar-putar di dalam rantai kemiskinan. Jika kita tidak berbuat apa-apa untuk membantu mereka, maka bisa jadi mereka akan tetap berada di dalam pusaran kemiskinan dan penderitaan.

 

Mari Berdonasi!

Bantu kami untuk mengangkat orang-orang keluar dari kemiskinan.

Dengan Rp. 250.000,-

Anda sudah memberikan kepada seorang anak:

sepasang seragam sekolah,

paket vitamin,

paket kebersihan pribadi,

paket booklet,

kasih dan pengharapan bagi masa depan mereka.

Cara Berdonasi?

Transfer donasi Anda ke nomor rekening:

Yayasan Kehidupan Indonesia

CIMB Niaga

800108248300

Swift Code : BNIAIDJA

Mohon beritahu kami setelah Anda berdonasi melalui

WhatsApp

+62 857 72459127